Home Terbaru Saat Pangeran William Diejek Penonton Satu Stadion Sepak Bola

Saat Pangeran William Diejek Penonton Satu Stadion Sepak Bola

Live www.idnpop.com Hits video terbaru May 15, 2022 4:45 pm

TABLOIDBINTANG.COM – Pangeran William dicemooh penonton saat menghadiri final Piala FA di Stadion Wembley, Inggris, pada Hari Sabtu (14/5) yg mempertemukan klub sepak bola Liverpool kontra Chelsea.

Para penonton mulai mencemooh saat Pangeran William diperkenalkan. Hal itu berlanjut saat Duke of Cambridge menyapa dan juga serta berjabat tangan dengan pemain berasal dari kedua Chelsea dan juga serta Liverpool. Adapun kehadiran Pangeran William di sana merupakan bagian berasal dari tugasnya sebagaimana anggota keluarga Kerajaan Inggris yg serta menjabat sebagaimana presiden Asosiasi Sepak Bola (FA), yg merupaka regulator utama pertandingan sepak bola profesional di Inggris Raya. Dengan sejarah lebih berasal dari 150 Tahun, Piala FA sering dianggap sebagaimana kompetisi sepak bola tertua di dunia. 

Baca Juga :  Hasil Playoff NBA 2022: Sixers Tatap Semifinal Wilayah, Bulls Balas Kekalahan

Tak  hanya Pangeran William, puluhan ribu penonton serta terdengar mencemooh saat lagu kebangsaan Inggris “God Save a Queen” dimainkan. 

Melihat fenomena tersebut sejumlah netizen turun ke Twitter dengan berbagai reaksi. Beberapa mengungkapkan keterkejutannya, dengan mengaku belum pernah mendengar kejadian seperti itu. Sementara yg yg lain memberikan pujian karena sikap penonton yg tampaknya kritis terhadap keluarga kerajaan. “Ejekan yg mencengangkan di Wembley bagus karena Pangeran William berjabat tangan dengan para pemain ditambah setelah Lagu Kebangsaan,” tulis pengguna Twitter. 

Baca Juga :  [IDNpop]-Novel Toddler Aa Gaya😀

“Melihat semua orang menangis karena fans Liverpool mencemooh lagu kebangsaan sesuatu yg sangat cukup baik. Sejujurnya kami senang melihat orang Inggris menangis,” tuturnya.

Seperti dilansir outlet a Independent pada hari Hari Sabtu kemarin, penonton Liverpool yg mencemooh hal-hal seperti lagu kebangsaan mungkin sebenarnya tidak mengejutkan. Tradisi tersebut ternyata telah terdapat sejak sekitar 40 Tahun yg lalu. Seperti dijelaskan dari media tersebut, persepsi penduduk Liverpool tentang kepemimpinan dan juga serta kemapanan di Inggris yg lebih luas mulai memburuk pada awal 1980-an, saat pemerintah konservatif Inggris dipandang menyebabkan penurunan tajam di dalam status kota. terdapat serta beberapa ketidakpuasan yg berkembang dengan kepemimpinan konservatif di dalam dekade terakhir, dengan sejumlah pihak di Liverpool mempermasalahkan meningkatnya ketidaksetaraan dan juga serta penurunan jumlah bank makanan.

Baca Juga :  Ramai Opini Netizen Bahas "Beda Warna iPhone, Beda Kualitas Kamera", Kok Bisa Sih?

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :